SAPA ATS menjangkau anak tidak sekolah, mengantarkannya ke lembaga pendidikan kesetaraan atau kursus, dan mendampinginya sampai tuntas belajar.
Empat langkah dari pendataan hingga anak aktif belajar kembali.
Dinas dan pemerintah desa mendata anak tidak sekolah, lalu membuatkan akun.
Anak memilih jalur kesetaraan atau kursus, memilih lembaga, dan mengunggah berkas.
Lembaga memeriksa berkas, mengundang lewat WhatsApp, observasi, lalu menempatkan anak di kelas.
Kelas semi daring: materi, absensi, soal online, tugas. Wali kelas mendampingi agar anak tidak berhenti lagi.
49 lembaga aktif siap menerima anak tidak sekolah di seluruh Kabupaten Nganjuk.
Dinas Pendidikan mengajak seluruh anak usia sekolah yang belum bersekolah untuk mendaftar program kesetaraan lewat SAPA ATS.